Pondok Pesantren Annur Panceng turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dengan berbagai rangkaian kegiatan yang penuh semangat nasionalisme dan religiusitas. Peringatan kemerdekaan tahun 2025 ini menjadi momentum penting bagi santri untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus memperkuat nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Upacara Bendera sebagai Wujud Nasionalisme
Acara dimulai dengan upacara pengibaran bendera merah putih di halaman pesantren. Para santriwan dan santriwati berbaris rapi, mengenakan seragam putih hitam, dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan penuh khidmat. Upacara ini dipimpin langsung oleh pengurus pesantren, dengan harapan santri mampu meneladani perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan.

Lomba Tradisional Meriahkan Suasana
Setelah upacara, suasana menjadi semakin meriah dengan berbagai lomba tradisional khas peringatan HUT RI. Para santri dengan penuh antusias mengikuti beragam permainan seperti:
- Lomba makan kerupuk
- Balap karung
- Tarik tambang
- Pukul air dalam plastik
- Estafet kelereng
Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan kekompakan antar santri.
Spirit Qur’ani dalam Memperingati Kemerdekaan
Sebagai pondok pesantren yang fokus pada tahfidzul Qur’an dan pembelajaran kitab kuning dengan metode Amsilati, Pondok Pesantren Annur Panceng menjadikan peringatan HUT RI sebagai momentum untuk meneguhkan komitmen melahirkan generasi Qur’ani yang cinta agama sekaligus cinta tanah air.
Doa untuk Bangsa
Acara ditutup dengan doa bersama untuk bangsa Indonesia agar senantiasa diberi keberkahan, keamanan, dan kesejahteraan. Para santri memanjatkan harapan agar Indonesia terus maju, tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila, dan mampu melahirkan generasi penerus yang beriman, berilmu, serta berakhlak mulia.